Untuk website bisnis yang mulai ramai
- Full management
- CloudLinux, Imunify360 & KernelCare
- cPanel/WHM Solo Cloud
- Softaculous & SSL
Cloud VPS NVMe yang dikelola penuh untuk website, toko online, dan aplikasi bisnismu.
Harga transparan tanpa diskon semu. Pilih tahunan untuk mendapatkan 12 bulan layanan dengan membayar 10 bulan.
Untuk website bisnis yang mulai ramai
Untuk toko online dan beberapa website
Untuk aplikasi dan traffic bertumbuh
Untuk beban kerja bisnis yang lebih berat
Untuk platform dan operasi skala besar
Butuh konfigurasi berbeda? Chat tim kami untuk rekomendasi resource dan opsi upgrade.
Angka yang sama dengan kartu di atas, ditampilkan berdampingan supaya lebih mudah dibandingkan.
| Paket | vCPU | RAM | Storage | Bulanan | Tahunan |
|---|---|---|---|---|---|
| Managed 1 | 2 Core | 4 GB | 50 GB NVMe | Rp950.000 | Rp9.500.000 |
| Managed 2PALING PAS | 4 Core | 6 GB | 80 GB NVMe | Rp1.250.000 | Rp12.500.000 |
| Managed 3 | 6 Core | 8 GB | 150 GB NVMe | Rp2.050.000 | Rp20.500.000 |
| Managed 4 | 8 Core | 16 GB | 250 GB NVMe | Rp2.650.000 | Rp26.500.000 |
| Managed 5 | 12 Core | 24 GB | 500 GB NVMe | Rp3.750.000 | Rp37.500.000 |
Harga tahunan = 12 bulan layanan aktif dengan membayar setara 10 bulan. Semua paket sudah termasuk lisensi CloudLinux, Imunify360, KernelCare, cPanel/WHM, Softaculous, dan SSL.
Proteksi dan panel server senilai lebih dari Rp500.000 per bulan tersedia tanpa biaya lisensi tambahan.
Kamu tetap fokus pada website dan bisnis, sementara pekerjaan teknis inti ditangani tim kami.
Yang termasuk “full managed” bukan sekadar menyala 24/7. Tim kami yang menyiapkan lingkungan awal — cPanel/WHM, CloudLinux, Imunify360, dan KernelCare — lalu menjaganya: patch keamanan dipasang rutin supaya celah tidak mengendap, update sistem dan control panel diurus, dan konfigurasi dasar dioptimalkan untuk WordPress serta aplikasi PHP yang umum dipakai bisnis.
Di luar itu ada monitoring dan backup yang berjalan berkala, plus troubleshooting kalau ada yang aneh di server. Bagian terakhir ini yang sering jadi nilai terbesar managed VPS: bukan sekadar alat yang tersedia, tapi orang yang bisa kamu tanya ketika website tiba-tiba turun — tanpa kamu harus jadi sysadmin sendiri di tengah jam kerja.
Setup, optimasi, keamanan dasar, update, dan troubleshooting server dibantu tim kami.
Storage NVMe berbasis cloud untuk akses data cepat, stabil, dan responsif.
Kondisi server dipantau rutin, dengan bantuan backup dan pemulihan saat dibutuhkan.
CloudLinux, Imunify360, dan KernelCare membantu menjaga isolasi, malware, dan patch kernel.
Naik kelas ketika traffic, transaksi, database, atau kebutuhan kontrol server mulai bertambah.
Sinyal paling jelas biasanya datang dari pengalaman sehari-hari: dashboard admin mulai lambat dibuka di jam sibuk, transaksi WooCommerce gagal di tengah antrean, atau plugin caching yang dulu cukup tiba-tiba tidak lagi menolong. Itu bukan tanda website-mu salah, melainkan tanda resource-nya sudah dipakai bersama terlalu banyak pengguna lain.
Alasan kedua lebih soal kendali. Ada bisnis yang butuh menyesuaikan konfigurasi PHP, memasang cron sendiri, menjalankan aplikasi non-WordPress, atau mengelola beberapa website klien di satu server. Di shared hosting, hal seperti ini biasanya dibatasi demi kestabilan bersama — di VPS, kamu punya ruang untuk mengaturnya.
Spesifikasi hardware bisa terlihat sama di brosur dua penyedia. Yang membedakan adalah siapa yang mengerjakan pekerjaan teknis di baliknya.
| Aspek | Managed VPS | Unmanaged VPS |
|---|---|---|
| Setup awal | Kami yang menyiapkan server, panel, dan stack dasarnya. | Kamu yang install sistem operasi dan semua layanan dari nol. |
| Update & patch | Update sistem, panel, dan patch kernel ditangani tim kami (termasuk KernelCare). | Kamu yang menjadwalkan dan menjalankan update sendiri. |
| Keamanan & malware | CloudLinux, Imunify360, dan hardening keamanan dasar sudah berjalan. | Kamu yang memilih, memasang, dan merawat tools keamanan sendiri. |
| Troubleshooting | Server bermasalah? Kamu kontak tim kami, kami yang diagnosa. | Kamu yang telusuri log dan perbaiki sendiri, atau bayar konsultan. |
| Panel kontrol | cPanel/WHM Solo Cloud sudah termasuk di semua paket. | Panel perlu disewa atau dipasang terpisah, biayanya di luar harga VPS. |
| Lisensi | CloudLinux, Imunify360, KernelCare, cPanel/WHM, Softaculous, SSL gratis. | Setiap lisensi dibeli dan diperpanjang sendiri. |
| Cocok untuk | Tim atau pemilik bisnis yang ingin fokus di website dan produknya. | Sysadmin atau developer yang memang ingin kontrol penuh dan belajar sendiri. |
Ringkasan lebih lengkap soal perbandingan ini ada di artikel managed vs unmanaged VPS. Kalau kamu masih di tahap memahami cara kerja server, mulai dari cara kerja hosting dulu.
Jawaban jujurnya: sebagian besar website tidak butuh VPS. Tanda-tanda di bawah ini biasanya lebih berguna daripada asumsi "makin mahal makin cepat".
Bedanya ada di tingkat kendali dan cara resource dibagi. Shared hosting menaruh banyak website di satu server dan kamu ikut aturan penyedia — paling murah dan paling minim urusan. Cloud hosting memberi resource yang lebih longgar dan lebih tahan saat traffic melonjak, tapi tetap tanpa akses penuh ke server. Managed VPS memberi kamu server sendiri dengan resource yang tidak dibagi, ditambah tim yang mengurus sisi teknisnya — sehingga kendali bertambah tanpa kamu harus menanggung semua pekerjaan sysadmin.
Kalau masih ragu, mulailah dari cloud hosting dulu. Saat kebutuhan website-mu bertambah, upgrade ke managed VPS tetap bisa dilakukan lewat tim kami.
Sebagai gambaran kasar: cloud hosting mulai dari Rp290rb per tahun untuk paket Lite, Rp990rb per tahun untuk Growth, atau Rp250rb per bulan untuk Agency multi-klien. Managed VPS dimulai dari Rp950.000 per bulan. Bukan karena VPS "lebih bagus", tapi karena bebannya memang sudah berbeda. Kalau ragu, mulai dari cloud hosting dulu — upgrade nanti tetap memungkinkan. Domain dan hosting tetap dua layanan terpisah, jadi alamat domain-mu bisa diarahkan ke server mana pun yang kamu pilih.
Empat pertanyaan yang biasanya kami tanyakan ke calon klien sebelum merekomendasikan paket.
RAM adalah resource yang paling cepat terasa habis saat website ramai, karena dipakai bersama oleh proses web server, database, dan aplikasinya. Mulai dari 4 GB untuk bisnis yang sedang tumbuh, dan 6–8 GB ketika WooCommerce atau banyak website mulai berjalan di server yang sama. Kalau masih bingung, bandingkan dulu apa itu TTFB dan Opcache — keduanya sering menjadi penyebab website terasa lambat meski resource masih lega.
Foto produk, video, dan cadangan harian memakan storage jauh lebih cepat dari yang kebanyakan orang perkirakan. Paket 50 GB cukup untuk website bisnis yang rutin; di atas 150 GB biasanya dipilih oleh portal berita atau katalog produk besar. Backup mandiri rutin juga disarankan — lihat cara backup WordPress yang aman.
Pilih paket yang sekarang terasa longgar, bukan yang pas-pasan. Server yang terus menahan beban di batas atas performanya cenderung terasa penuh sebelum waktunya. Upgrade ke paket berikutnya bisa kapan saja lewat tim kami, jadi tidak perlu memaksakan pilihan terbesar dari awal.
Ceritakan jumlah website, jenis aplikasi, dan perkiraan trafikmu lewat WhatsApp. Kami bantu memetakan resource yang masuk akal — bukan yang paling mahal. Migrasi dari hosting lama juga bisa direncanakan bersama sejak awal.
Ceritakan kebutuhan website atau aplikasimu. Kami bantu hitung resource yang masuk akal.